Sonntag, 16. August 2015

Cerita baru di Praha

Kali ini kami bertemu kembali ditanah baru yang pernah menjadi tujuan dari mimpi kami. Saat ku langkahkan kaki menuruni tangga bus senyuman dan tawa hangat menyambut serta pelukan erat. Dekapan yang datang dari teman,sahabat,saudara bahkan keluarga baru yang sudah lama kami rindukan. Mata berkaca yang mengantarkan kami pada cerita-cerita nostalgia beberapa tahun lalu hingga akhirnya kami bisa bersama berdiri disini walau tak sesempurna bayangan kami. Belum ada setengah jam tingkah polah kami kembali menjadi seperti halnya cerita lalu. Tawa dan cerita saat menikmati kota Leipzig,kekhawatiran saat pengambilan koper yang terkunci pada locker yang salah.Ya.ini lah kami cerita bahagia yang kami buat setiap kalinya.Selama perjalanan Leipzig-Halle Saale,cerita kami semakin menjadi mengingat teman kami yang lain,perjuangaanya,canda tawa bahkan sedihnya.Saat itu juga mata kami berkaca-kaca mengingat semuanya.Dulu kami yang pernah nangis bersama karena tingakah kami sendiri,kini berubah menjadi air mata haru,bangga satu dengan yang lainnya.Tak biarkan ini semakin berlarut kami kembalikan topik pembicaraan kami pada rencana liburan kami ke Negara Tetangga :)
Kami pilih Praha,Ceko. Setelah bertahun-tahun kami berjuang sendiri-sendiri dan sudah lama tak bersua.Syukurlah,liburan musim panas kali ini kami bisa bertemu walau tak sesempurna saat bersama yang lain.Hingga pada hari H.Tepat pukul lima pagi kami bergegas meninggalkan Halle Saale menuju Leipzig tempat pemberhentian bus saat pertama kali kami bertemu.Kami menempuh perjalanan sekitar empat jam hingga akhirnya sampai di Praha.
Sesampainya disana kami sempatkan untuk menukarkan Euro yang kami bawa dengan Koruna serta membeli peta kecil untuk mempermudah kami untuk menentukan tujuan mulai dari yang terdekat dan  mengfleksibilitaskan penggunaan waktu yang hanya 3hari 2malam. Ini pertama kalinya kami menggunakan metro yang berada di ceko,menuruni jalan mencari hostel tempat kami beristirahat.Kami memang sengaja datang lebih awal,kami hanya menitipkan barang bawaan kami dan melanjutkan perjalanan kami menikmati indahnya kota Praha.Berkali kali kami tanyakan pada diri kami sendiri seraya tidak percaya kini kami bersama untuk berlibur di kota asing yang indah setelah lama kami tidak bertemu.Mulai dari concerthall,oldtown,museum figure hingga jembatan charles bridge kami telusuri setiap sisi jalanannya,selama perjalanan mata kami pun dimanjakan dengan bangunan indah khas eropa,tak jarang kami membayangkan andai yang lainnya pun ada diantara kami,terlebih kemarin chacan masih menyimpan photo perjalanan kami empat tahun lalu ketika masih berada di Indonesia untuk menelusuri kota Malang yang masih ia simpan dalam dompetnya :P
Pertanyaan meyakinkan diri dan rasa syukur seakan tumpah dalam indahnya kota Praha.Bangunan khas eropa yang menjulang tinggi,suasana romantis menjelang gelap,kebersamaan dan canda tawa membuang rasa lelah mengingat sedari pagi kami tidak berhenti seakan tak mau kehilangan sedikitpun waktu untuk dihabiskan.Kami memilih salah satu Restoran yang menyediakan makanan khas Ceko untuk makan siang kami hingga akhirnya kami melepas lelah kembali ke Hostel tempat kami beristirahat.

Hari kedua kami lanjutkan perjalanan kami dibagian sebrang menggunakan Tram menuju Schloss/Castle.Hingga malam terakhir kami,kami telusuri sepanjang jalan dengan teman baru kami.Danil,lelaki ramah yang berasal dari Rusia.Ia mengetahui banyak hal tentang kota dan negara nan indah ini.Sosoknya yang sederhana namun tetap terlihat cerdas dan tergolong sangat sukses diusia mudanya.sebagai pembisnis antar negara juga menjadi pembicara dalam setiap rapat bisnisnya,namun disisi lain dibalik kemapanannya ia adalah sosok sederhana yang lebih memaknai hidup,menikmati hidup tanpa memperlihatkan kemapanannya diusianya yang tergolong masih sangat muda.Ia sosok yang sabar juga terbuka dalam berbagi cerita juga pengalaman.Bagi kami pengalamannya lebih dari cukup! Bisa mengenal dan menghabiskan waktu berlibur bersamanya saja membuat kami saling bertukar cerita tentang keanekaragaman,sosial antar negara,budaya dan kekayaan alamnya. Cerita demi cerita diantara bangunan cantik yang memiliki banyak sejarah,suasana menawan yang disuguhkan ketika malam.Malam itu saya hanya ingin menikmati situasi yang luar biasa indahnya.Bertemu sahabat yang lama tidak bertemu hingga dipertemukan dengan orang-orang baru serta menikmati indahnya bangunan menjulang khas eropa juga sungai yang terbentang luas,jembatan romantis penuh seni dan makna juga sinaran lampu yang menerangi sudut jalan tempat kita melangkah.Hingga hari berganti pagi,hari ini kami berencana menghabiskan hari dengan Danil.Kami menjelajahi Castle di kota cantik ini,Danil pun menjabarkan apa yang ia tau tentang sejarah juga cerita pengalamannya dibawah bangunan tua yang menjulang tinggi dan luas dengan megahnya.Ya.kali itu pertama dan terakhirkalinya kami benar-benar menghabiskan waktu dengannya.
Hingga saya tuliskan cerita ini,liburan ini bukan hanya tentang perjalanan dan pengalaman.Namun tentang sejarah pertemanan kami sejak berusaha meraih cita di Indonesia,kesabaran menyamakan jadwal untuk bertemu walau kami sudah berada di Jerman,hingga jawaban Tuhan pertemukan kami dan memberikan kami kesempatan  untuk menghabiskan waktu di belahan negara lain yang mengantarkan kami bertemu dengan orang-orang hebat di bagian dunia lainnya.Sepanjang liburan tak jarang khayalan kami tertuju pada bayangan akan yang lainnya,andai mereka ada,andai mereka menyaksikan,andai mereka diantara kami,andai mereka juga bertemu dengan orang-orang seperti halnya Danil,andai mereka juga melihat mata yang berkaca penuh haru akan perjuangan dan perjalanan beberapa tahun ini. Sedih,senang,cinta,harapan,mimpi,terpuruh,jatuh hingga akhirnya kami mencoba bengkit dan bertahan dengan jalan dan cara kami masing-masing.Cerita kita belum selesai kawan! ikatan ini lebih dari apa yang orang lain lihat,terserah mereka berkata apa tentang kita,tentang apa yang kita punya.Enyahlah,karena kita pemilik ceritanya.

Satu dari kalian malam ini berjalan disebelahku di negara asing memecah sebuah peta temukan jalan dan tujuan,layaknya kita dulu yang terus berjalan tanpa tau seberapa banyak lika-likunya dan seberapa banyak jalan yang bisa dipilih.Kini ku melihat satu dari kalian berbagi cerita dengan Danil,seperti halnya antusias kita saat mendengarkan sosok yang kita anggap guru menjabarkan materi dan pengalamannya,seperti halnya ketertarikan kita menemukan hiburan dan hal-hal baru,kini satu dari kalian berjalan bersamaku menelusuru tanjakan turunan hingga gang-gang kecil juga jembatan.Sepertihalnya cerita kebersaam kita dulu saat belajar,ujian,bermain,berusaha menghabiskan waktu dengan rasa campur aduk.Kini angin sepoi-sepoi menyadarkan bahwa kalian akan selalu tetap ada walau kita sendiri belum tahu kapan kita bisa kembali berkumpul bersama.Ini kita yang memilih tetap bahagia dengan cara kita sendiri.Kini yang satunya menelusuri toko demi toko,tempat tujuan demi tempat tujuan,seperti halnya kita dulu bersama menghabiskan hari dari cafe ke cafe.Ada senyun tawa canda dan raut wajah yang dulu pernah ada,kini kembali bersua di tanah asing.Melihat luasnya dunia seperti halnya diantara kita yang tak terpuruk demi bangkit.Akan selalu ada kesempatan untuk bahagia,akan selalu ada waktunya,seperti halnya waktu pertama kita berkenalan dulu.Bukan untuk mendewakan cerita,namun jelas kita bisa merasakannya.
Teman,kini kami disini walau tanpa kalian,namun...bersamanya sudah cukup mewakilkan tentang cerita kita walau kami sendiri menyadari kekosongan yang masih terasa tanpa yang lainnya,saat syukur adalah jawaban disetiap perjuangan kita menyelimuti setiap rasa keluh yang ada












Keine Kommentare:

Kommentar veröffentlichen