Samstag, 26. März 2016

Budapest dan Ceritanya

Malam itu dengan tumpukan dokumen yang sudah saya persiapkan dari rumah, teh manis hangat dan musik kesukaannya menemani aktifitas malam kami.Ya.semejak kami bersama,selalu ada kegiatan yang kami lakukan bersama-sama.


Mulai dari keperluan uni,bahasa ,deretan dokumen yang harus dipersiapkan sampai pekerjaan sambilan yang hasilnya kami tabung untuk berlibur bersama mengingat berkeliling eropa adalah impian saya sedari dulu.Sembari sibuk membalas dan membaca semua email yang masuk,kami menerima sebuah pesan dari Martin.Dari bulan lalu kami merencanakan berlibur bersama di salah setu kota indah yang ada di Austria. Empat tahun lalu hampir kaki ini menggapai mimpi belajar di kota itu,Klagenfurt. Namun,sayangnya rencana itu harus kami tunda karena ada keperluan yang harus Martin selesaikan di liburan paskah tahun ini.



Sembari asik berbincang tentang Paris yang menurutnya tak seromantis aslinya,pengalamannya berlibur di Amerika sampai akhirnya spontan saya nyeletuk pengen banget ke Hungaria yang tidak begitu jauh deri tempat kami tinggal.Melalui berbagai perdebatan karena menurutnya eropa itu tidak begitu menarik sampai akhirnyaaaa demi nyenengin orang yang dia sayang(hhaha) dia booking semua keperluan kita untuk berlibur di Budapest esok hari.hi wasss? yaaaa besok!

Liburan singkat yang hanya bisa kami habiskan selama dua hari,kami habiskan ala backpacker tapi bawaya koper.hha


Keesokan harinya kami bersiap dan meninggalkan Austria sekitar jam makan siang, hingga akhirnya sampai juga di Budapest.Mobil kami melintas di Liberty Bridge tanda selamat datang di intinya perjalanan kami. Setelah kami memarkirkan mobil yang lokasinya tidak jauh dari monumen makam pahlawanHeroes scr- Hosok Tere. Kami lanjutkan perjalanan kami menuju salah satu danau buatan yangindah lengkap dengan bebek dan angsa yang berenang menghias danau dan burung-burung merpati cantik yang terbang menghiasi suasana tepat diseberang gerbang buda- di museum yang terkenal dengan gaya gothicnya,Vajdahunyad Castle.

Perjalan kami berlanjut ke pusat jembatan yang mengubungkan Buda dan Pest, kami memilih menggunakan kendaraan umum kereta bawah tanah denganmenggunakan tiket 24jam seharga sekitar 10euro untuk tiket grup yang kebetulankami hanya berdua. Metro/U-bahn/Kereta bawah tanah yang terlihat tua berwarna kuning komplit dengan stasiunnya juga box untuk
membeli tiket secara manual lengkap dengan pelayanan peron person to
person.Sensasi tersendiri bisa duduk manis didalamnya.



Sesampainya kami di jembatan Chain Bridge,
kaki ini terus melangkah ke Arah bangunan megah kece badai deh,
yang juga menjadi banguan utama di Budapest,
apa lagi kalau bukan Perlement/Parliamant ,sembari nelusurin pinggiran Donau,
saya sempatkan untuk singgah disalah satu sisi menarik juga bagi wisatawa, jup Shoes Memorial




Mengingat perjalanan setiap Negara dan sejarahnya,tempat ini masih terasa
kental dengan rasa empati dan rasa bela sungkawa. Terlihat dengan banyaknya
lilin-lilin putiih dan bunga yang sengaja ditinggalkan di hampir setiap sisi
ratusan pasang sepatu.Konon,tempat ini menjadi saksi meninggalnya korban
matipada waktu itu.
Setibanya di depan Parlement,kami hanya menyaksikan banyak turis yang juga menikmati hari sembari berphoto sampai bercanda gurau.Sayangnya karena saya berlibur dengan orang eropa juga,untuknya tempat ini tidak begitu menarik jika harus dinikmati dari dekat.Ok fine>>

Ada yang udah ga sabar untuk nikmatin suasana natur di tengah kota dipulau kecil yang ada di tengah Donau.yuhuuu sampai akhirnya kami di Margaret Island, kaki kami terus berjalan sampai hampir ke hujung taman menikmati tingginya pepohonan dan udara yang mulai dingin.Kami duduk di bangku taman sembari menyantap Indomie goreng,Bakwan dan nasi goreng.hhahaha jupppp,ini bekal makan siang yang kami makan disore hari, ala indonesia banget kan?(kebahagiaan tersendiri bisa makan ginian.hha)

Karena hari mulai gelap dan udara makin dingin,kami putuskan untuk kembali ke parkiran menggunakan metro berlanjut beristirahat sejenak di Hostel yang sudah kami booking kemarin.Art Photography hostel menjadi pilihan kami, selain harganya yang miring,hostel ini masih tergolong baru dan jelas karena penasaran dengan arsitektur plus suasananya dan tidak menutup kemungkinan berkenalan dengan orang-orang baru.Kebetulan malam itu,penuh dengan suasana party di ruang utama yang bertepatan di belakang lobby mungil tempat kami check in.Namun karena badan yang butuh refresh,kami memilih untuk mandi dan menghabiskan malam di Restorant khas Hungaria yang tak jauh dari tempat kami menginap.

Dandan cantik,und cuzzzzz laper.
Ayam berbalut saus khas tradisional hungaria dan Daging sapi yang juga berbalut gulasch khas eropa menjadi pilihan kami untuk makan makanan utama, juga satu porsi besar juga roti dengan banyak pilihan kami pilih sebagai makanan pembuka.volllll lecker!!!
Pelayanan dan rasa juga suasana yang luar biasa .nice!
Hari semakin malam,saatnya tidurrrrr,bis Morgen :)
Good Morning!
Sapa orang-orang sekitar menemani jam sarapan kami,photo-photo unik menghias pagi hari kami. Jam 10 pagi saatnya kami check out dan melanjutkan perjalanan kami.untk memenuhi perbekalan,kami berbelanja di pusat perbelanjaan yang tak jauh dari tempat kami tinggal,lalu menuju stephen basilica

Disana,kami menaiki lebih dari 300 anak tangga,menikmati lukisan-lukisan bersejarah hingga akhirnya kami ada di puncaknya,hampir seluruh pemandangan Budapest bisa kami nikmati dari sini.Lalu kami sempatkan untuk masuk kedalam gereja dan berbelanja di sepanjang perjalanan untuk
kembali melintasi jembatan Chain menuju Buda Castle, sayang kami tak bisa menaiki kereta 45° keatas, karena kebetulan lagi ada pembuatan film di tempat tersebut, kami mendaki hingga atas menghabiskan waktu hingga mampir ke Fisherman's Bastion - Halaszbastya, Budapest.

Perjalanan kami berlanjut dan kembali ke Margaret Island, ceritanya si do´i tetep pengen nikmatin natur sembari nikmatin gedung parlemen dari kejauhan. Kali ini kami berjalanke bagian bawah dimana banyak tempat untuk berolah raga dan beristirahatsejenak sambil liatin doí sibuk dengan alat olahraga yang ada.Pemandanganparlement dari sini terlihat tak kalah menawan dari bawah jembatan yang menghubungkan Buda,Pest dan juga pulau ini.Manikmati kapal yang berlayar hilir mudik lebih dekat hingga bus amphibi.

Oke,,,sampai jam menuju pukul 16.00 tujuan terakhir kami adalah museum pinball,museum ini buka pukul empat sore,kami berjalan hampir setengah jam hingga akhirnya sampai di lokasi,mengingat disana kami akan bermain dengan ribuan pinball,kami kembali mampir sejenak di ruumah makan asia yang tergolong murah hanya 2 euro kami mendapatkan seporsi nasi goreng dan ayam saus yang bisa kami makan berdua,sepiring berdua,antara hemat sama takut ga abis.hhe
Its time to...pinball!
Tujuan utama si do'i yang akhirnya mau juga buat diajakin k Budapest.Dengan membayar 5000HUF kami mendapat dua tiket untuk bermain bersama sepuasnya. Ratusan mesin pinball dan mainan jaman dulu yang biasa juga disebut DingDong bertebaran dimana-mana,tembak-tembakan semuanya mengingatkan saya kembali kemasa lalu tahun 90an,dimana kemenangan permainan ini menjadi kebahagiaan tersendiri.ini baru kereeeennnn,hingga akhirnya molor hampir sejam dari waktu yang kami tentukan untuk kembali ke Austria.