Hal yang seharusnya didapat secara utuh seperti halnya janji untuk bersatu. Namun diantara yang asing ini janji hanya akan menjadi janji bilahalnya tak meninggalkan tempat dihati.Namun jelas berbeda dengan apa yang dirasakan penyihir kecil ini yang sedari lahir sudah bersama pria tua itu.Yang saya lihat bagaimanapun hebatnya lelaki baru itu hatinya akan tetap terpaut pada yang memeluknya sedari kecil walau ia semakin beranjak tua dan sakit.Walau keadaannya jauh lebih baik dari sebelumnya saat bersama pria tua,namun lelaki muda gagah yang mendekati sempurna justru membuatnya merasa sedih dibalik tawa nakalnya.
Penyihir yang seringkali saya takuti kedatangan akan tingkahnya yang melelahkan kali ini memeluk erat dan hanya bisa melepas sedihnya pada perempuan asing yang masuk menjadi bagian dari hidup dan keluarganya.Setiap pagi ia berharap bisa menghabiskan sarapannya dengan wanita asing ini dan diam-diam menggapai pria tua untuk membawanya memulai hari.Ia teteap suka schokoball sebagai muslinya walau banyak pilihan lain yang lebih sehat dan mahal.Ia tetap menatapi photo pria tua dan malaikatnya yang juga menjadi hadiah dalam hidupku.
Ia tetap berbicara pada Angelnya untuk tetap berharap malaikat dunia dan pria tua itu tetap bersama walau ia tau kekacauan yang akan dia dapatkan.Hari ini seharusnya ia kembali pulang ke rumah namun saat telpon berdering ia meminta ijin untuk bisa habiskan waktunya walau sebentar dengan pria tua itu.
Tak sampai hati jikaku menolak dan tak memberikan ijin walau hanya beberapa menit saja.Malam ini ia berbicara pada Angel dan berharap ia akan terus melihat dan dapat bertemu dengan pria tua itu.
Ia tetap berbicara pada Angelnya untuk tetap berharap malaikat dunia dan pria tua itu tetap bersama walau ia tau kekacauan yang akan dia dapatkan.Hari ini seharusnya ia kembali pulang ke rumah namun saat telpon berdering ia meminta ijin untuk bisa habiskan waktunya walau sebentar dengan pria tua itu.
Tak sampai hati jikaku menolak dan tak memberikan ijin walau hanya beberapa menit saja.Malam ini ia berbicara pada Angel dan berharap ia akan terus melihat dan dapat bertemu dengan pria tua itu.
Hai penyihir kecil,memang kadang hidup tak seperti yang diharapkan. Ada atau tidak adanya aku nanti,tetaplah menjadi yang tegar dan ceria namun jangan lagi.Kau ini bukan seorang putri,bahkan ratu pun tak mendapatkan semua yang ia inginkan.Ini hidup sayang,mungkin akan ada saatnya nanti kamu harus memilih walau sepertinya pilihan akhirnya kau harus bersama lelaki baru itu dan melupakan si pahlawan yang kini semakin tua dan sakit-sakitan, jangan sedih, yakin malaikat duniamu juga tak kan pernah melupakan kebaikan yang pernah menjadi pahlawanmu hingga kau sebesar ini.Pelukanmu mengisak tangis,tangisan dan air mata yang terus terisak karna kamu sudah terlalu lama menahan,setiap kau menangis tak biarkan semua orang tau dan kau tumpahkan semuanya pada yang asing ini.Seperti halnya penyihir,kau memang penyihir kecil..........

Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen