Sepertinya baru kemarin kaki ini melangkah menuju tempatmu sembari menahan sesak mengingat harapan yang dulu tak ku biarkan lenyap,hari itu pertama kalinya ku bertemu denganmu,sahabatku...
Melihatnya saja banyak hal yang membuat air mata ini rasanya ingin menetes,bahagianya hidup mereka yang bisa dengan 'lancarnya' menuju impian yang selama ini sudah lama kami dambakan
saat mereka tertawa dan belajar,kami hanya bisa meahan menempih rasa ingin belajar seperti yang lainnya,ku berhadapan denganmu bukan seperti hanya hal yang lainnya,bahkan saya sendiri tak tau harus bilang apa akan siapa saya.Lantunan ayat suci Al-Qur'an yang selalu ia bacakan menggores hati menahan kesadaran saya untuk tidur lelap,dibalik tipisnya selimut yang cukup menghangatkan badan saya,hanya runtutan doa yang tak pernah bosan saya panjatkan padaNya.
Ingat sekali pesan seorang wanita yang biasa saya panggil tante Mer,kalau Tuhan akan menghempaskan doa"mu di waktu yang tepat,tahan diri untuk iri walau tidak mudah mengingat impian itu sudah seharusnya menjadi hak kami sedari dulu,namun mintalah padaNya,bertanyalah padaNya kapan giliran untuk saya merasakannya.Siatuasi yang mengikat saya untuk tidak sanggup bercerita pada siapapun dan membiarkan orang lain saja yang melihatnya sendiri.Saya hanya bisa menggantukan harapan padaNya yang memiliki Rencana.
Sepertinya baru kemarin kami tertawa bersama menelusuri jalanan kota Yogyakarta setelah melawan rasa grogi demi mendapatkan pinjaman sebuah sepeda motor dan melahap roti bakar atau sekedar merayu,bercanda demi pizza yang kami makan saat belajar bersama.
Sepertinya baru kemarin kita tertawa pecah saat kita saling mengenal dan menyukai selera kopi yang sama,setiap malam,kopi kita menemani deretan soal yang harus diselesaikan,walau saya harus menahan sakit melihat begitu bahagianya anak ini :)
Sepertinya baru kemarin ia menceritakan semua kekompakan dan rasa rindunya ia akan teman-teman seperjuangannya,cerita cinta bahkan kekonyolan,namun saya hanya bisa menahan sesak melihat kenyataan teman-teman seperjuangan dimasa saya,kita pernah punya cerita seperti mereka,namun sekarang,dimana kita?saya disini mendengarkan cerita yang sama seperti cerita yang pernah kita punya,dimana kalian?jangankan untuk bertatap muka,bahkan sudah setahun saya tak mendengar kabar lagi dari kalian.
Sepertinya baru kemarin kita berdua melewati gang sempit nan gelap menuju Masjid untuk shalat tarawih,iya kan?Dalam sujud semua tumpah,siapa sangka anak yang juga sujud disebelah saya ini sekarang menjadi bagian dalam perjalanan perjuangan saya,hanya saja mungkin saya kurang beruntung :"
Sekarang,setelah setahun,kita ada dibulan yang sama saat kita menulusuri gang sempit setiap malamnya dan menahan kantuk dengan segelas capucino.Doaku terkabul bersamaan dengan pertemuan kita dulu.Kini,kita memang ada dinegara yang menjadi perbincangan kita setiap waktu waktu itu.
Ramadhan datang dengan situasi yang berbeda dan baru.Walau kini kita sudah tak lagi melangkahkan kaki ketujuan yang sama dan berbagi cerita,namun doa setiap sujudku penuh syukur atas semua yang telah kita lewati.Ingin rasanya ku bagi keindahan malam menuju Ramdhan dikota kecil yang menawan ini,ingin rasanya ku pertemukan kau dengan mereka yang menjadi hadiah-hadiah keindahan dari rencanaNya,ingin ku bagi kisah bahagiaku bertemu dengan orang-orang yang luar biasa,ingin ku kenalkan kau dengan orang-orang yang mencintaiku seperti layaknya keluarganya,ingin ku bagi yufka ini seperti halnya saat kita menyantap lezatnya roti bakar yang pernah kita makan bersama,ingin sekali rasanya kau melihat betapa luar biasa dasyatnya cerita ini,ingin rasanya ku bagi kurma pertamaku di sini,pemberian dari seseorang yang selalu mengingatkanku pada indahnya iman ini,belajar dan berbagi kopi di temani cerita yang kini sudah tak ada yang kusimpan lagi,tak ada yang aku sembunyikan lagi,tak ada lagi rasa ganjal saat ku harus bercerita dan berbagi tawa,tak kan ada air mata dan doa yang kusembunyikan lagi saat kau lantunkan ayat Al-Qur'an setiap malamnya menjelang pagi,kini kutitipkan doa dan salam ku untukmu dalam setiap sujudku yang membuatku rindu indahnya pertemuan itu diawal bulan suci ini,hai sahabat :))*HR
-Germany
Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen