Dienstag, 23. Juni 2015

Doa Ibu, pertemukan Mama

Untuk kesekian kalinya saya dibuat melek dengan apa yang saya rasakan selama saya berada di tanah perantauan ini mengingat perjuangan saya untuk mencapai tanah ini bukanlah hal yang mudah untuk saya lewati ketika itu.
Sudah memasuki bulan juni ini kelas kami disibukkan dengan latihan soal dan abschlusspruf(semacam ujian akhir materi),namun ditengah ketegangan yang kami rasakan semakin erat hubungan kami dan semakin hangat suasana didalam kelas.Hari ini kelas berjalan seperti biasanya dengan segambreng soal yang bikin saya malah jadi ngantuk,hhaha
sering kali suasana pecah dengan tawaan dan candaan khas kami.ya,saya beruntung bisa mendapatkan teman dengan berbagai latar belakang bahasa dan budaya tetapi waktu mengantarkan kami layaknya seperti keluarga.
Namun,ada yang beda setelah kelas kami selesai,seorang ibu yang juga teman saya belajar dikelas tiba-tiba memberikan saya cokelat khas milka berbentuk hati,scara kaget dong tiba-tiba sweet gini,ia memeluk saya erat,selama ini kami selalu menganggapnya sebagai mama kami dikelas karena ia sangat banyak memberikan inspirasi,di umurnya yang sudah tidak muda lagi,ia masih semangat untuk belajar mengikuti aktifitas kelas dari semester ke semester,ia juga pribadi keibuan yang ramah dan perhatian yang masih aktif juga berolahraga termasuk mendaki dan bersepeda.
Pelukan erat seorang ibu yang jelas saya rindukan sebagai anak rantau saya rasakan saat beliau memeluk erat dan mencium pipi saya,saya lihat jelas matanya berkaca-kaca.Sembari memegang erat tangan saya beliau bercerita tentang rasa rindunya kepada anaknya.Ia hanya setahun sekali bisa berjumpa dengan kedua putrinya.Beliau juga bercerita ketika melihat tingkah polah saya dikelas ia teringat akan anak-anak gadisnya yang juga tinggal jauh dari beliau.Jujur,mendengarnya saja membuat hati saya merinding.Saya jelas teringat ibu saya,karna orang tua akan selalu terlihat tegar didepan anak-anaknya,namun cerita beliau membubarkan semua ketegaran yang selalu saya lihat dari paras kedua orang tua saya.Beliau juga bercerita kerinduannya kepada anak-anaknya dan beliau paham bagaimana rasanya ibu yang ditinggal jauh anak putrinya demi menggapai cita-cita untuk membahagiakannya.Ia juga menasihati saya agar tetap terus aktif dan mempertahankan nilai kemanusiaan,menjaga harga diri wanita sampai mempertahankan nilai disekolah ga lupa beliau juga berpesan untuk selalu ingat Tuhan(walau saya tau beliau tidak memiliki kepercayaan,tapi justru penutup nasihatnya membuat hati saya gemeteran)
Mungkin hanya beberapa pekan lagi kami bisa berkumpul sampai pergantian semester selanjutnya,namun malam ini Allah kasi saya petunjuk dan entah rasa ini yang jelas saya semakin bersyukur,rasanya terenyuh aja di awalan bulan Ramadhan disini memang susah-susah gampang selain durasinya yang panjang,menjaga pandangan juga susah karena sudah memasuki waktu sommer,juga toko-toko dan resto buka sewajarnya sampai teman-teman yang tentunya juga tidak berpuasa membuat saya tak jarang hanya bisa membisu,hhaha
Kejadian dan cerita malam ini membuat saya 'melek' apapun yang kita lakukan,akan dibalasNya dengan cara yang seperti apa yang sudah kita perbuat.Atau ini adalah jawaban dari ibu saya yang sedang merindukan dan tak lelah mendoakan anaknya yang usil ini.hhehe
Sepulang kerumah,waktu sudah menunjukan pukul 22.36 waktunya saya untuk buka,alhamdulillah senangnya bisa menikmati malam sehabis pulang kelas direstoran italy dengan pasta khas ditambah seafood.Bercanda dengan mama sekaligus sahabat dan teman terbaik saya dijerman sebelum tidur,hingga saya sempatkan menulis ini.
Empat tahun menunggu kepastian hingga bertahan untuk tinggal demi menuju negara ini,menekan rasa rindu bertemu ibu,hingga akhirnya karena doa ibu saya bisa menginjakan kaki disini dan Allah berikan pertemuan bersama orang-orang baik yang selalu menganggap saya adiknya hingga anaknya.Diana,Hermine,Fadime,Razhia,Elfira hingga Frau Marga hari ini.Bersama mereka selalu saya rasakan seperti halnya 'rumah' ya 'rumah'.

Keine Kommentare:

Kommentar veröffentlichen