Donnerstag, 9. April 2015

Bahagiakah kamu?

Pada akhirnya tak kan ada yang berakhir segala bentuk pencapaian adalah sebuah perjalan baru untuk dilalui
Karna saat yang lainnya menjabarkan arti kehidupan hanya rasa syukurlah yang dapat menyelami maknanya
Menjalani hari baru,budaya dan kultur baru menghadirkan perjalanan baru yang meninggalkan jejak untuk mensyukurinya
Tak mungkin melupakan,karna hanya dengan mengingatnya saja membuat hati merona
Ada yang menjadikan suksesnya adalah pencapaiannya namun ketika sukses ia sibuk mengumpulkan lembaran uang hingga tiada waktu untuk menikmati jalannya waktu
Ada yang berjuang mengejar pangkat namun setelah pangkat ia dapat ia sibuk menaikan pangkatnya jauh lebih tinggi hingga lupa dengan semua manusia sama di hadapan penciptanya
Ada yang mengagungkan pasangannya hingga ia lupa tanggung jawab dan tabiatnya ia sebagai manusia biasa
Banyak orang yang masih mengeluh saat yang lain beranggapan ia sudah memiliki segalanya
Tanpa disadari bahwa hidup yang ia miliki adalah hidup yang orang lain dambakan

Hanya yang bisa memaafkan dan mengikhlaskan yang bisa melangkah dan hanya yang senantiasa  bersyukur yang terlihat bahagia.
Orang lain hanya  bisa menilai dan menutup mata akan hal yang merugikannya
Namun yang sejati yang sudi mendengar dikala kesulitan,yang mengingatkan akan pemberi kehidupan

Setiap hari adalah permulaan,permulaan untuk mulai mencari kebahagiaan tanda bersyukur atas segala kehidupan yang Ia berikan.

kamu bahagia?


Keine Kommentare:

Kommentar veröffentlichen